Jumat, 31 Agustus 2012

Artikel Baca Tulis Al Qur'an


Baca Tulis Al Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah
Baca tulis Al Qur’an merupakan mata pelajaran yang diajarkan di tingkat Madrasah Ibtidaiyah untuk kelas rendah (kelas 1-3). Baca tulis Al Qur’an memuat materi tentang membaca dan menulis permulaan huruf-huruf hijaiyah.
Dalam Kamus Besar Bahasan Indonesia (2008: 45), membaca adalah melihat serta memahami apa yang tertulis dengan melisankan atau dalam hati. Menurut Tarigan yang dikutip Sumarlin (2011: 20), membaca dapat pula diartikan sebagai metode yang kita pergunakan untuk berkomunikasi dengan diri kita sendiri maupun dengan orang lain.
Menurut Farida Rahim (2011: 2), membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekedar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik dan metakognisi. Sebagai proses visual, membaca merupakan proses menerjemahkan simbol tulis (huruf) ke dalam kata, pemahaman literal, interpretasi, membaca kritis dan pemahaman kreatif. Pengenalan kata bisa berupa aktivitas membaca kata-kata dengan menggunakan kamus. 
 Membaca adalah suatu aktivitas yang rumit atau kompleks. Nababan (dalam Slamet, 2009: 121) menyatakan bahwa membaca merupakan suatu aktivitas yang kompleks karena sangat bergantung pada tingkat penalaran pembaca dan keterampilan berbahasanya.
Menurut Suparno dan M. Yusuf yang dikutip Slamet (2008 : 96), menulis dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan bahasa tulis sebagai alat medianya. Tulisan merupakan sebuah simbol atau lambang bahasa yang dapat dilihat dan disepakati pemakaiannnya. Berdasarkan pengertian tersebut, maka membaca dapat diartikan sebagai suatu aktivitas yang kompleks untuk menerjemahkan simbol tulis (huruf) ke dalam kata dalam bentuk tulisan.
Menulis menurut McCrimmon yang dikutip Slamet (2008 : 96) merupakan kegiatan menggali pikiran dan peraaan mengenai suatu subjek, memilih hal-hal yang akan ditulis, menentukan cara menuliskannya sehingga pembaca dapat memahaminya dengan mudah dan jelas. Pada dasarnya, menulis bukan hanya melahirkan pikiran atau perasaan saja, melainkan juga merupakan pengungkapan ide, pengetahuan, ilmu dan pengalaman hidup seseorang dalam bahasa tulis. Oleh karena itu, menulis bukanlah merupakan kegiatan yang sederhana dan tidak perlu dipelajari, justru dikuasai.  
Baca Tulis Al Qur’an adalah materi yang diajarkan di jenjang MI yang bertujuan untuk memahami simbol-simbol berupa huruf yang dirangkai menjadi sebuah kata dalam bentuk tulisan arab sebagai dasar untuk memahami isi / kandungan Al Qur’an pada jenjang kelas yang lebih tinggi.
Diajarkannnya materi Al-Qur'an dan Hadis pada semua jenjang pendidikan di Indonesia termasuk di Madrasah adalah diarahkan agar umat Islam Indoensia ini dapat memahami kandungan sumber ajaran Islam secara benar, sehingga tindakan, ucapan dan sikap mereka dapat sesuai dengan ajaran yang mulia tersebut. Satu hal yang perlu dipahami adalah al-Qur'an tidak hanya memuat hukum tetapi juga tata hubungan dan pergaulan sosial. Apalagi jika dikaitkan dengan realita kehidupan bahwa fenomena pergaulan dewasa ini masih sangat memprihatinkan (Depag, 2009 : 1). Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika di kelas II tingkat MI, mata pelajaran baca tulis Al Qur’an telah diajarkan.
Keterampilan baca-tulis merupakan modal utama bagi siswa. Dengan bekal kemampuan baca tulis, siswa dapat mempelajari ilmu lain, dapat mengkomunikasikan gagasannya dan dapat mengekspresikan dirinya. Kegagalan dalam penguasaan keterampilan ini akan mengakibatkan masalah yang fatal, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun untuk menjalani kehidupan sosial kemasyarakatan (Siti Aisyah dan Yohana Arismanti, 2002: 1)
Secara substansial, mata pelajaran Baca Tulis Al Qur’an memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mencintai kitab sucinya, mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.  

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar